Sampang, (Media Madura) – Puluhan kantor balai desa di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, enggan membayar tagihan rekening listrik. Pernyataan itu disampaikan Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Rayon Sampang, Wahyu Ismail.

“Ada puluhan balai desa nunggak pembayaran tagihan rekening listrik, tapi nggak ingat berapa jumlah pastinya,” ucap Wahyu ditemui dikantornya, Kamis (4/10/2018).

Dia mengatakan, tak hanya kantor balai desa yang menunggak tagihan listrik, melainkan kantor pemerintahan lainnya. Tunggakan listrik terjadi hingga hampir satu tahun.

Sayangnya, dirinya enggan menyebutkan mana saja yang menunggak tagihan rekening listrik. Alasannya, ia masih baru menjabat sehingga tidak banyak tahu dan masih beradaptasi.

”Maaf, bukan kami tidak mau ngasih tau, tapi saya tidak hafal, harus lihat data dan merekap dulu, yang jelas ada dan jumlah lebih dari sepuluh,” dalihnya.

Wahyu berharap pemerintah desa segera melakukan pembayaran atas tunggakan tersebut. Hal ini sekaligus dijadikan contoh kepada pelanggan agar bisa lebih bijak dalam melakukan pembayaran tagihan listrik dengan tepat waktu.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang Malik Amrullah, melalui Kabid Bina PemDes Suhanto, mengaku tidak tahu manakala masih ada kantor balai desa yang nunggak. Sebab, setiap tahun anggaran, pembayaran rekening listrik telah dianggarkan dalam APBDes.

”Kita sudah menganggarkan untuk itu, gak tahu kalau masih ada yang belum bayar karena sudah kewenangan masing-masing desa,” ungkap Suhanto.

Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah desa segera melunasi tagihan rekening listrk balai desa. Jika anggaran dalam APBDes tidak cukup karena tingginya tagihan per bulan, maka pemerintah desa bisa melakukan konsultasi dan koordinasi dengan instansinya untuk dicarikan jalan keluar.

”Kami tidak punya kewenangan untuk mengsanksi pemerintah desa yang nunggak tagihan rekening listrik ini, namun kami harap tunggakan ini segera terbayarkan oleh pemerintah desa yang bersangkutan,”pungkasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.