Dispertahortbun Sumenep: Tersisa 10 Persen Tembakau Belum Panen

Bibit tembakau Madura (Dok/MM)

Sumenep, (Media Madura) – Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikurltura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memprediksi tanaman tenbakau masih tersisa 10 persen yang belum panen.

Namun, para petani tembakau tak perlu khawatir tembakaunya tidak terserap. Sebab Dispertahortbun Sumenep, memastikan sisa tembakau tersebut tetap terserap di sejumlah gudang pembelian.

“Masih sekitar 10 persen dari total ploting 13 ribu hektare. Tetapi, sisa tanaman tembakau itu dipastikan tetap terserap. Jadi, petani tak perlu khawatir,” tegas Kepala Bidang Perkebunan Dispertahortbun Sumenep, Abdul Hamid, Rabu (3/10/2018).

- Advertisement -

Ia menerangkan, faktor tanaman tembakau masih belum panen karena proses tanamnya memang lebih lambat, diantaranya ada di Kecamatan Pragaan.

“Lambat iya, tapi hasil pantauan kami, paling lambat akhir bulan ini sudah panen semua,” jelasnya.

Lalu bagaimana dengan harga? Hamid menyatakan, untuk harga pembelian pihaknya tidak bisa menjamin. Karena gudang tetap pasang harga sesuai kualitas tembakau yang dihasilkan petani.

“Cuma kami berharap diakhir masa panen nanti harga tembakau tidak mengalami penurunan siginifikan, atau tetap di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 53 ribu per kilogram,” tukasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.