Warga Giliraja ditemui Ketua Dewan di ruang kerjanya

Sumenep, (Media Madura) – Sejumlah warga Pulau Giliraja, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mendatangi kantor DPRD setempat, Senin (1/10/2018).

Mereka hendak menagih program listrik 24 jam yang sudah lama dijanjikan pemerintah, namun hingga tahun 2018 belum juga terealisasi.

Bahkan, kelistrikan yang mulai dibangun sejak tahun 2013 lalu hingga saat ini masih belum menyala, karena beberapa komponen kelistrikan belum lengkap.

Sebab itu, warga Gilaraja mendesak agar kekurangan komponen segera dipenuhi melalui anggaran tahun 2019, sehingga janji listrik 24 jam tidak menjadi harapan palsu.

“Kami kesini meminta agar listrik di pulau kami tahun depan bisa menyala. Karena sejak dibangun lima tahun lalu, hingga kini masih belum bisa dinikmati masyarakat,” kata koordinator warga, Sahrul Gunawan, Senin (1/10/2018).

Menurutnya, komponen listrik seperti tiang dan kabel sudah terpasang sejak beberapa tahun lalu. Tetapi masih belum menyala, karena membutuhkan beberapa komponen lain, diantaranya travo dan desel.

“Kami mengharap anggota dewan ikut memikirkan nasib warga kepulauan. Bertahun-tahun warga hanya di PHP (pemberi harapan palsu),” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma yang menemui mereka langsund di ruang kerjanya berjanji akan memfasilitasi tuntutan warga. Bahkan ia berjanji akan menyetuji jika dianggarkan di APBD 2019 mendatang.

“Mereka meminta dianggarkan lagi tahun depan, saya katakan siap untuk memenuhi permintaan masyarakat. Informasinya agar listrik bisa menyala membutuhkan anggaran Rp 9 miliar. Dinas terkait silahkan diajukan,” ujarnya singkat.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.