Pamekasan, (Media Madura) – Rupanya masih ada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggunakan LPG 3 kilogram untuk kebutuhan sehari-hari.

Dikatakan oleh salah satu Karyawan Agen LPG 3 kilogram, Anton Subagio, saat ini penjualannya masih tidak sesuai dengan peruntukannya. Sebab yang menggunakan bukanlah orang miskin.

“Di lapangan masih banyak yang bukan masyarakat miskin beli gas tiga kiloan itu,” katanya, Jumat (28/9/2018).

Seharusnya tambah Anton, LPG berwarna hijau itu digunakan oleh masyarakat yang ekonominya menengah ke bawah atau masyarakat miskin. Tetapi di Pamekasan justru dimanfaatkan tidak sesuai peruntukannya.

“Mungkin salah satu penyebab terjadinya kelangkaan elpiji ASN juga menggunakan, seharusnya kalau seperti ASN menggunakan elpiji 5.5 kilogram atau 12 kilogram,” tambahnya.

Pihaknya tidak bisa mencegah ASN menggunakan elpiji bersubsidi karena mereka membeli di tingkat pengecer. Jika membeli di tingkat agen yang pasti akan ditolak agar barang subsidi dari pemerintah tersebut tepat sasaran.

“Kalau beli di sini pasti ditolak. Penyebab kelangkaan lainnya adalah permintaan dari konsumen sekarang cukup banyak. Seperti hari besar keagamaan dan musim tembakau seperti sekarang,” pungkasnya.

Reporter: Rifqi
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.