Pamekasan, (Media Madura) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mencatat kasus kebakaran yang terjadi sepanjang Januari hingga Agustus 2018.

“Kebakaran yang terjadi di Pamekasan sudah 78 kali dari bulan Januari hingga Agustus,” kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pamekasan, Budi Cahyono, Jumat (7/9/2018).

Sontak, kebakaran yang sering terjadi di Bumi Gerbang Salam dalam beberapa bulan terakhir mendapat tanggapan serius dari sejumlah anggota DPRD setempat.

Salah satunya dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan, Ismail. Menurutnya, Pamekasan sudah darurat kebakaran. Buktinya, dalam satu hari saja kebakaran bisa terjadi 3 kali.

“Di musim kemarau ini memang sangat rentan sekali terjadinya kebakaran. Sementara, persedian kita seperti tangki dan mobil pemadam kebakaran sangat minim sekali hanya terpusat di kota,” terang Ismail, Jumat (7/9/2018).

Sementara, tambah Ismail, di bagian utara, barat dan timur Pamekasan tidak tertangani dengan maksimal. Karenanya, pihaknya akan mengusulkan pengadaan tangki dan mobil pemadam kebakaran agar ditambah.

“Kalau tidak salah tambahan mobil pemadam kebakaran tahun 2017 kemarin. Sementara, satunya lagi sudah rusak berat tidak bisa beroperasi kembali,” ucapnya.

Bahkan, menurutnya, dengan sering terjadinya kebakaran, seharusnya Pamekasan mempunyai intansi sendiri, misal Dinas Pemadam Kebakaran.

“Sementara hari ini pemadam kebakaran masih nempel di Satpol PP. Nanti, saya akan coba mengusulkan pada teman-teman eksekutif agar di sini ada Dinas Pemadam Kebakaran,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.