Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo. Foto : Arif / MM

Pamekasan, (Media Madura) – Bareskrim Polri mulai menggunakan media sosial untuk menampung aduan masyarakat tentang prilaku jajarannya di seluruh wilayah Indonesia.

Kabareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto menuturkan, dibukanya akun media sosial itu untuk merubah citra buruk anggota Polri khususnya reserse di mata masyarakat. Komunikasi secara langsung melalui media sosial itu untuk mempermudah komunikasi dan kontrol terhadap penyidik-penyidik Polri serta sebagai sarana sosialisasi untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

Akun media sosial yang digunakan untuk menjadi media pengaduan masyarakat yakni jalur komunikasi melalui email kabareskrim2018@gmail.com, halaman Facebook bareskrim 2018, akun Instagram @bareskrim2018, dan akun Twitter @bareskrim2018.

Menanggapi hal itu, Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo menuturkan, pihaknya sangat menyambut baik adanya media sosial sebagai media komunikasi secara langsung dengan masyarakat tersebut.

“Ya Kami Menyambut baik,” katanya melalui pesan singkat kepada mediamadura.com. Jumat (24/08/2018) sore.

Seperti yang telah diberitakan berbagai media, Kabareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto ingin memastikan semua penyidik Polri melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar yang dilandasi sikap kejujuran, obyetif, dan tidak memihak. Jika masyarakat mengetahui ada penyidik Polri yang menyalahgunakan kewenangannya agar segera dilaporkan.

Penulis : Ist
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.