Juru bicara Paswaskab Sumenep, Imam Syafi'ie

Sumenep, (Media Madura) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menangani 118 pelanggaran selama Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018.

Rincian 118 pelanggaran tersebut, sebanyak 108 merupakan pelanggaran alat peraga kampanye dari dua paslon, dan 5 pelanggaran administrasi yang terjadi di kecamatan Ganding, Pragaan, Bluto, Batang-batang dan Kecamatan Kota.

“Yang pelanggaran administrasi, melanggar PKPU Nomor 4 Tahun 2017 pasal 63 ayat 1 dan Perbawaslu Nomor 12 Tahun 2017,” ujar Komisioner Panwaslu Kabupaten Sumenep, Imam Syafiih, Rabu (4/7/2018).

Imam menyebutkan, dari lima kasus pelanggaran administrasi, satu kasus terbukti, yakni ketua DPRD Sumenep ikut kampanye tanpa izin cuti, sedangkan empat kasus pelanggaran lainnya tidak terbukti.

“Atas pelangaran tersebut, kami sudah menjatuhkan sanksi berupa surat rekomendasi agar BK memberi peringatan bagi yang bersangkutan,” paparnya.

Selain itu, 2 kasus lainnya selama Pilgub berupa pelanggaran kode etik, yaitu salah satu komisioner Panwascam berfoto dengan menunjukkan satu telunjuk dan diupload di facebook dan anggota PPS PPS foto bersama dengan salah satu calon dan menunjukkan satu jari.

“Kejadiannya di Kecamatan Ganding, yang Panwascam dinilai melanggar peraturan DKPP No. 2/2017 Pasal 8 huruf e dan ia diberi sanksi peringatan, sedangkan yang PPS mengundurkan diri sebelum diberi sanksi,” tuturnya.

Kemudian 3 kasus lainnya terjadi di Kecamatan Batuan, Desa Karanganyar dan Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget. Pelanggarannya berupa ditemukan bungkusan beras dan mie instan bergambar paslon dua dan logo salah satu parpol pengusungnya.

“Tapi sayang, tiga kasus yang terakhir ini tidak bisa diproses karena tidak ada saksi dan orang yang diduga menyalurkan bungkusan beras itu tidak hadir saat diundang untuk dilakukan klarifikasi oleh Panwaslu Kabupaten,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.