Kantor DPRD Kabupaten Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Untuk menertibkan rumah kos yang nakal, tidak cukup Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) hanya melakukan razia. Tetapi Harus ada tindakan tegas untuk efek jera.

Selama ini, rumah kos tetap saja menjadi alternatif tempat mesum. Tetapi tindakan yang dilakukan pihak terkait hanya sekedar teguran saat kedapatan menjadi tempat mesum.

“Harusnya ditindak tegas. Misalnya, izinnya dicabut agar jera,” kata Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Nayatullah, Senin (23/4/2018).

Anggota deewan Dapil V ini meminta agar instansi terkait lebih intens dan tegas dalam menyikapi rumah kos nakal. 

“Mereka jangan diberi kesempatan untuk menyalah gunakan rumah yang disewakan. Jika model yang diterapkan tetap seperti yang telah berlalu, hanya memberikan teguran dan tidak dicabut izinnya, maka tidak akan ada perubahan yang signifikan,” imbuhnya.

Politisi PKB ini juga mempertanyakan rumah kos yang belum kantongi izin. Keberadaan mereka yang belum memiliki izin juga harus disikapi dengan serius.

“Jangan hanya menunggu, tapi harus jemput bola agar mengurus izin,” pintanya.

Kepala Satpol PP Sumenep Fajar Rahman mengakui, selama ini rumah kos yang melanggar izinnya belum dicabut. Yang dilakukan pihak terkait seperti Satpol PP hanya sebatas memberi surat peringatan saja.

“Belum ada yang dicabut, Sebab kami hanya memberikan surat peringatan dulu. Baru kalau mereka tetap ngeyel, maka akan dipanggil dan kami akan mengajukan pencabutan izinnya kepada pihak perizinan,” ungkapnya.

Fajar menambahkan, untuk melakukan penindakan yang lebih serius, pihaknya sedang proses pendataan. Setelah itu, pihaknya akan memanggil semua yang masuk daftar. 

“Kalau bisa secepatnya. Hanya sekarang masih sibuk dengan yang lain dulu. Tetapi teman-teman sudah saya perintahkan untuk berkeliling,” tuturnya.

Fajar juga mengaku, jika sasaran operasi kali ini untuk rumah kos yang sering dijadikan sebagai tempat mesum serta yang sering melanggar aturan lainnya.

“Kosan nakal memang menjadi fokus kami kali ini. Ketika ditemukan pelanggaran dan sampai tiga kali peringatan tidak digubris, maka kami tidak akan segan-segan untuk merekomendasikan izinnya dicabut,” ancamnya. 

Reporter : Rosy

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.