Timses Berbaur saat di ruangan SPKT Polres Pamekasan, Senin (19/2/2018).

Pamekasan, (Media Madura) – Sekretaris tim pemenangan pasangan calon bupati-wakil bupati Pamekasan Badrut Tamam Raja’e (Berbaur), Heru Prayitno melaporkan pemilik akun Facebook (FB) inisial AK dan RM ke polres setempat, Senin (19/2/2018).

Heru mengatakan, dua akun FB diduga telah menyebarkan konten terkait suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di media sosial.

Heru datang didampingi dua pengacaranya langsung menuju ruang SPKT Polres Pamekasan.

“Kami telah resmi melaporkan akun FB yang mengatasnamakan paslon kita. Padahal setelah kami klarifikasi pihaknya tidak pernah membuat akun dan memosting status yang berbau SARA tersebut,” tegas Heru saat diawancarai, Senin (19/2/2018).

Dinilai, postingan AK dan RM telah merugikan paslon yang mereka dukung pada pilkada 2018 Pamekasan, Juni mendatang.

“Dalam postingannya pemilik akun mengatakan kalau paslon Berbaur tidak butuh dukungan dari kiai dan ulama beserta pesantrennya, karena paslon Berbaur sudah cukup kuat, karena mereka telah didukung oleh Ani Syafi’i istri Achmad Syafi’i mantan Bupati Pamekasan,” ungkapnya.

Senada, Pengacara Berbaur Hafni Sugianto mengungkapkan, terkait pemalsuan telah diatur dalam pasal 27 ayat 3 dan Pasal 51 tentang pemalsuan Undang-Undang ITE bahwa setiap orang yang memalsukan akun pasti dikenakan pidana.

“Kami meminta kepada pembuat akun dan yang telah memosting status yang berbau SARA untuk paslon Berbaur untuk meminta maaf secara terbuka. Kalau mereka mau meminta maaf secara terbuka, kami siap untuk mencabut laporan ini,” ucapnya.

Terpisah, AKP Hari Siswo Kasat Reskrim Polres Pamekasan menjelaskan, terkait pelaporan tersebut pihaknya akan menindaklanjuti dengan memeriksa dan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait.

“Kalau sudah diperiksa semua baru nanti kami beritahu apakah ini termasuk pelanggaran pidana atau bukan,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.