Sumenep, 16/8 (Media Madura) – Datasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri berhasil meringkus sedikitnya 5 orang terduga teroris di sebuah kamar kontrakan di Jalan Jajaway, Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Selasa (15/8/2017).

Menariknya, sejumlah media nasional menyebutkan, satu orang diantaranya merupakan warga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Ia adalah seorang pria berinisial AR (20) yang ditangkap bersama seorang perempuan asal Klaten, Jawa Tengah berinisial AK (24).

Mendengar kabar warganya diduga menjadi teroris, Bupati Sumenep, A. Busyro Karim mengaku terkejut, bukan hanya karena keterlibatannya dalam tindak pidana terorisme, tetapi juga karena usia AR yang masih sangat muda.

“Ya, saya juga terkejut mendengar kabar bahwa usianya (AR) masih 20 tahun,” ujar Buayro Karim di depan awak media saat berada di Mapolres Sumenep.

Informasi sementara, AR diketahui merupakan warga Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Pulau Kangean. Tetapi informasi tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian setempat.

“Untuk proses selanjutnya, kami menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Walaupun benar dia adalah warga Sumenep, agar diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara untuk pemerintah Sumenep sendiri, Busyro menjadikan kabar mengejutkan ini sebagai peringatan, bahwa teroris bisa lahir di mana saja dan kapan saja.

“Tentu saja, ini adalah peringatan bagi kita semua yang ada di Sumenep, terutama pemerintah untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini. Kedepannya, jangan sampai kecolongan lagi,” tukasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan