Pamekasan, 12/7 (Media Madura) – Mega Proyek Lintasan Atletik bernilai milyaran rupiah di sisi lapangan Sepak Bola Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, terancam tidak selesai tahun ini.

Kepala bagian (Kabag) Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Pamekasan, Rahmat Kurniadi Suroso mengatakan, terancam molornya pekerjaan tersebut karena hingga memasuki triwulan ketiga belum dilakukan pelelangan. Bahkan, baru akan dimulai lelang tahap kedua, karena lelang pertama gagal lantaran tidak ada rekanan yang memenuhi syarat untuk mengerjakan proyek tersebut.

“Dalam lelang pertama terdapat dua rekanan, yaitu PT. Rukun Jaya Madura Group dan Betania Prima. Namun, keduanya tidak lolos karena tidak memenuhi syarat,” katanya, Rabu (12/7/2017).

Dijelaskan oleh Rahmad, satu rekanan dari PT. Rukun Jaya Madura Group karena perihal teknis, yaitu jangka waktu pelaksanaan 180 hari kalender melebihi batas dari yang ditentukan dalam adendum dokumen pengadaan, sedangkan Betania Prima tidak lolos karena kualifikasi, yaitu tidak melampirkan ISO 9001, ISO 14001 san OHSAS 18001, pada formulir isian kualigikasi elektronik.

“Jadi, karena kedua rekanan tidak ada yang memenuhi syarat, secara otomatis gagal lelang,” tambahnya.

Untuk itu, kegiatan dengan anggaran Rp 6,2 milyar itu akan dilelang ulang. Pihaknya berharap dilelang kedua bisa mendapatkan rekanan yang memenuhi syarat mengerjakan lintasan tersebut.

“Kami harap ada rekanan yang bisa melengkapi persyaratan untuk bisa dilelang sehingga bisa lekas dikerjakan dan selesai,” harap Rahmad menutup percakapan.

Reporter: Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan