Sampang, 17/2 (Media Madura) – Kepala Kepolisian Resor Sampang Ajun Komisaris Besar Polisi Tofik Sukendar mengungkapkan total keseluruhan uang diduga praktik penyuapan dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli yang didapatkan sebesar Rp12 juta.

“Uangnya ada Rp12 juta, didapatkan dari dalam tas dan amplop,” kata Tofik saat ditemui di Mapolres Sampang, Jumat (17/2/2017) pagi.

Uang yang disita polisi itu diduga adanya praktik penyuapan terkait proses pengeluaran perizinan pembangunan tempat usaha minimarket.

“Masih proses pemeriksaan, dan secara prosedural kita tetap melakukan asas praduga tidak bersalah,” terang Tofik.

Dalam OTT itu, sebanyak 12 pejabat di lingkungan Pemkab Sampang berhasil diamankan. Terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Satpol PP, Bagian Hukum Setkab, PU Bina Marga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta dari Dinas Perhubungan Sampang.

“Yang diamankan ada 12 orang, sedang kita dalami kaitannya dugaan praktik penyuapan,” ujarnya.

Kuat dugaan aliran dana suap itu akan dibagikan kepada 12 orang tersebut. Artinya, satu orang terindikasi bakal menerima uang senilai Rp1 juta.

Mereka ditangkap, Kamis (16/2/2017) siang, di salah satu rumah makan di Dusun Pliyang, Desa Tanggumong, Kecamatan Kota Sampang. Sesaat setelah melakukan survei lokasi yang akan didirikan tempat usaha.

Tofik menuturkan, setelah proses pengukuhan yang digelar di Pendopo Bupati, Kamis, pukul 09.00 WIB. Tim saber pungli langsung bergerak ke lokasi kejadian dengan jumlah tim 12 orang.

“Ya memang setelah dikukuhkan kita langsung bergerak ke lokasi, ada 12 orang tim yang tergabung,” tuturnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Zainol: Zainol

Tinggalkan Balasan